Filed under: Kajian Islam
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang Mukmin.
Yaitu, orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya.
Dan orang orang yang meninggalkan perbuatan sia-sia.”
(QS Almu’minun [23]:1-3)
Dalam meniti kegiatan kehidupan keseharian manusia, disadari atau tidak manusia seringkali terjebak dalam perbuatan yang sia-sia (Al-Laghwu), yaitu perbuatan yang tidak menghasilkan apa-apa, bahkan sebaliknya mendatangkan kerugian dan menyeret pelakunya ke neraka.
Rasullullah SAW bersabda :
“Segala sesuatu yang didalamnya tidak terdapat dzikrullah (mengingat kepada Allah) merupakan perbuatan sia-sia, seperti senda gurau dan permainan. Kecuali 4 hal, yaitu senda gurau suami-istri, melatih kuda, berlatih memanah, mengajarkan renang.”
Mohon di cermati dan di fahami dalam hal ini tidak dengan mengartikan secara harfiah, namun perlu kita berpandangan kepada kiasan dan pandangan ulama. Melatih kuda dalam hal ini adalah bisa dicermati dalam hal ketangkasan, berlatih memanah bisa di cermati dalam hal ketrampilan membela diri serta mengajarkan renang ? hmmm kan dahulu padang pasir yah.. tetapi mohon di pahami kalau Rasulullah adalah seorang yang fatonah (cerdas) sehingga dia mengatakan hal yang bisa di lakukan pada zaman selanjutnya.
“katakanlah: Maukah kamu, kami beritahukan tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka menyangka telah berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu adalah orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan-Nya, maka terhapuslah amalan-amalan mereka dan kami tidak mengadakan pernimbangan amal bagi mereka pada hari kiamat”
Qs. Alkahfi [18] 103 – 105
Wassalam.
No Comments Yet so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>